Gejolak Pertumbuhan Remaja 1
Masa remaja adalah masa di mana seseorang membentuk atau mulai membangun siapa dirinya atau jati dirinya.
Masa remaja adalah masa di mana seseorang membentuk atau mulai membangun siapa dirinya atau jati dirinya.
Seks adalah bagian kodrati dari kemanusiawian kita dan sebagaimana aspek lainnya, seks pun mencari pengekspresiannya. Masa berpacaran adalah masa yang rawan terhadap pengekspresian seksual, itu sebabnya melalui bagian ini kita diajak untuk lebih mencermati masalah ini.
Pertanyaan-pertanyaan untuk mencari & menolong untuk menemukan seorang pendamping atau pasangan hidup yang tepat yaitu yang diperkenan oleh Tuhan. Dengan beberapa pedoman atau tolok ukur yang dapat digunakan.
Lanjutan T103A
Kita bebas menikah dengan siapa saja, tapi pernikahan yang seiman itulah yang Tuhan minta.. Tujuan hidup kita juga jelas untuk Tuhan Yesus, kalau kita menikah dengan yang tidak seiman otomatis tujuan-tujuan itu tidak akan sama. Oleh karena itu banyak hal penting yang harus kita ketahui dan kita sangat membutuhkan pimpinan Tuhan di dalamnya.
Lanjutan dari T40A
Makna atau tujuan dari berpacaran adalah untuk mengetahui apakah kita bisa hidup bersama kelak dalam pernikahan, atau masa untuk memastikan apakah kita akan dapat hidup harmonis dengan pasangan kita.
Bagi para muda-mudi atau mereka yang saat ini sedang mencari pasangan hidup atau sedang di dalam pergumulan untuk mendapatkan pasangan hidup, akan memperoleh gambaran yang jelas tentang bagaimana dan siapa pasangan hidup yang cocok dan dikehendaki oleh Tuhan. Dalam materi ini akan dibahas beberapa ciri yang akan menolong kita menentukan orang seperti apakah pendamping hidup kita nanti.
Secara alamiah seorang anak membutuhkan teman. Untuk bermain bersama bila waktu masih kecil dan membutuhkan teman untuk berdialog, mencurahkan isi hati ketika sudah menginjak remaja. Sedikitnya ada tiga hal yang dapat kita pelajari peranan teman dalam tema ini. Baik sebagai pembanding, pemantul, maupun penguji.
Keintiman fisik seharusnya bagian terbelakang atau terakhir dalam masa persiapan memasuki pernikahan. Jadi keintiman yang harus dikedepankan pada masa berpacaran adalah keintiman yang bersifat emosional.